PT Maruwai Coal Dukung Penerapan Program 5R di TK Pembina 1 Desa Tumbang Bauh dan TK Batu Permata
Murung Raya, dutakalteng.com – Komitmen dunia usaha dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini kembali ditunjukkan oleh PT Maruwai Coal bersama PT Alamtri Minerals Indonesia melalui penerapan program 5R di TK Pembina 1 Desa Tumbang Bauh, Selasa (5/5/2026).
Program 5R yang merupakan singkatan dari Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin ini awalnya diinisiasi oleh Department Management Improvement AMI sebagai metode penataan dan pemeliharaan lingkungan kerja. Namun, seiring berjalannya waktu, konsep tersebut dinilai relevan untuk diterapkan di lingkungan sekolah guna menciptakan suasana belajar yang tertata, bersih, dan nyaman.
Pelaksanaan program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepedulian terhadap penataan lingkungan pendidikan, meskipun perkembangan sektor pendidikan sendiri telah cukup pesat. AMI melihat perlunya langkah konkret untuk membangun kesadaran kolektif warga sekolah dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan secara berkelanjutan.
Sebelumnya, program 5R telah sukses diterapkan di SMP Negeri 2 Satu Atap Barito Tuhup Raya sejak tahun 2023. Keberhasilan tersebut terlihat dari perubahan signifikan pada lingkungan sekolah yang menjadi lebih rapi, bersih, dan terorganisir, serta meningkatnya kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar.
Melihat dampak positif tersebut, AMI kemudian memperluas implementasi program ke jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), termasuk di TK Pembina 1 Desa Tumbang Bauh. Program ini juga diterapkan di TK Batu Permata Desa Batu Tojah, dengan durasi pelaksanaan sekitar empat bulan sepanjang tahun 2025, melalui tahapan yang terstruktur dari Ringkas hingga Rajin.
Berbagai kegiatan dilakukan dalam program ini, mulai dari sosialisasi kepada pihak sekolah dan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, implementasi langsung di sekolah, monitoring, benchmarking ke sekolah percontohan, hingga pengadaan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, pendampingan intensif oleh tenaga lapangan turut menjadi kunci keberhasilan program.
Hasilnya, penerapan 5R di TK Pembina 1 Desa Tumbang Bauh berjalan dengan baik dan konsisten di setiap tahapan. Lingkungan sekolah menjadi lebih tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus mampu membentuk kebiasaan positif bagi anak sejak usia dini.
“Sejak menerapkan budaya 5R di sekolah kami, ruangan-ruangan menjadi lebih rapi dan bersih. Anak-anak juga mulai terbiasa membuang sampah pada tempatnya dan merapikan barang setelah digunakan. Hal ini sangat membantu dalam membentuk karakter disiplin,” ujar Bu Sari, salah satu guru di TK Pembina 1 Desa Tumbang Bauh.
Melalui program ini, diharapkan budaya hidup bersih, rapi, dan disiplin tidak hanya menjadi kebiasaan di sekolah, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh para siswa sejak dini.