Ad

Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual

thumbnail

Dalam suasana khusyuk dan penuh keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, kembali menegaskan pentingnya membangun daerah tidak hanya dengan perencanaan dan anggaran, melainkan juga dengan memperkokoh fondasi spiritual serta ukhuwah Islamiyah. Pernyataan mendalam ini disampaikan beliau usai menunaikan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung Al-Hidayah, Muara Teweh, pada Senin malam, 23 Februari 2026.

Kehadiran Bupati Shalahuddin dalam ibadah malam yang istimewa ini diikuti secara lengkap oleh jajaran pimpinan daerah. Terlihat Sekretaris Daerah, para Staf Ahli, Asisten, hingga seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara turut serta. Pemandangan ini menjadi simbol kuat betapa kebersamaan dan kesetaraan melebur tanpa sekat jabatan, mencerminkan nilai-nilai luhur yang diajarkan di bulan Ramadhan. Para pejabat tampak berbaur erat dengan masyarakat, berdiri dalam saf yang rapat, menanggalkan sementara atribut kedinasan untuk merendahkan diri sebagai hamba Allah SWT.

Bupati Shalahuddin menekankan bahwa Ramadhan merupakan momentum emas untuk melakukan refleksi diri dan menumbuhkan rasa persatuan. “Di bulan yang penuh berkah ini, kita berdiri sejajar dalam satu saf, tanpa membedakan jabatan maupun kedudukan. Inilah esensi kebersamaan dan kesetaraan di hadapan Allah SWT,” ujarnya. Beliau berharap, semangat kebersamaan yang terjalin dalam majelis sholat ini mampu menyelaraskan frekuensi batin para pengambil kebijakan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Dengan demikian, setiap program pembangunan yang dijalankan akan benar-benar berlandaskan pada nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan semata-mata demi kemaslahatan umat serta kemajuan daerah.

Setelah rangkaian ibadah selesai, Bupati Barito Utara juga menyempatkan waktu untuk berdiskusi santai dengan pengurus masjid dan jamaah. Dalam kesempatan tersebut, beliau kembali menggarisbawahi bahwa sinergi pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek teknis semata, melainkan sangat membutuhkan fondasi spiritual yang kokoh. Menurutnya, dengan semakin seringnya para pemimpin daerah hadir dan aktif di masjid-masjid maupun mushola, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin terbuka, transparan, dan harmonis. Hal ini sekaligus membangun jembatan emosional yang kuat antara pemimpin dan rakyat yang dipimpinnya.

Silaturahmi melalui sholat berjamaah ini adalah modal sosial yang tak ternilai harganya. Dari masjid, kita bangun kebersamaan, kita perkuat komitmen untuk mewujudkan Barito Utara yang lebih maju, rukun, dan penuh keberkahan,” pungkasnya. Pesan ini bukan sekadar retorika, melainkan sebuah ajakan nyata untuk mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dalam setiap langkah pembangunan, memastikan bahwa kemajuan fisik selaras dengan kemajuan moral dan spiritual masyarakatnya.

Baca Juga:
https://www.dutakalteng.com/2026/02/ramadhan-pembangun-jiwa-bupati-barito.html

Berita Terbaru

  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
  • Ramadhan Pembangun Jiwa: Bupati Barito Utara Ajak Wujudkan Sinergi Pembangunan Berpondasi Spiritual
Ad
Ad